Dashboard keselamatan & mutu
Ringkasan pengendalian risiko, dokumen kerja, dan tindak lanjut proyek.
Alur minimum sebelum pekerjaan risiko tinggi
Aturan penghentian kerja (Stop Work)
Aktivitas yang perlu perhatian prioritas
Pustaka risiko pekerjaan
Pilih aktivitas untuk membuka kontrol HSE dan persyaratan QA/QC.
Form HIRADC / JSA
Identifikasi bahaya, nilai risiko awal, kontrol, dan risiko sisa.
| Langkah kerja / bahaya | Konsekuensi | L (1-5) | S (1-5) | Risiko awal | Pengendalian / PIC | L sisa | S sisa | Risiko sisa |
|---|
Skor contoh = L × S: 1–4 rendah, 5–9 sedang, 10–16 tinggi, 17–25 ekstrem. Tetapkan kategori final sesuai matriks risiko yang disahkan proyek.
HIRADC tersimpan
Permit to Work
Form izin kerja umum untuk disesuaikan dengan prosedur proyek.
Verifikasi sebelum mulai
Permit tersimpan
ITP & QA/QC
Template Inspection and Test Plan dengan hold/witness point.
| No. | Tahapan / karakteristik | Metode pemeriksaan / pengujian | Kriteria penerimaan / referensi | Frekuensi | Jenis titik | Rekaman | PIC |
|---|
Contoh ITP tersimpan
Checklist inspeksi lapangan
Checklist generik; pilih jenis pekerjaan untuk daftar pemeriksaan.
Checklist tersimpan
NCR / CAPA
Catat ketidaksesuaian, analisis akar penyebab, koreksi dan tindakan pencegahan.
Daftar NCR
Referensi & panduan
Mulai dari sumber resmi; verifikasi status berlaku dan perubahan sebelum penerapan.
Rujukan regulasi / standar untuk diverifikasi
- Database Peraturan BPK RI — status dan naskah regulasi Indonesia.
- JDIH Kementerian Ketenagakerjaan — Permenaker K3, termasuk kerja di ketinggian, pesawat angkat/angkut, dan ruang terbatas.
- JDIH Kementerian PUPR — regulasi konstruksi dan SMKK.
- Badan Standardisasi Nasional — status SNI.
- ISO 45001 — sistem manajemen K3.
- ISO 9001 — sistem manajemen mutu.
- OSHA Construction — referensi praktik keselamatan internasional, bukan pengganti hukum Indonesia.
- BAPETEN — persyaratan keselamatan radiasi untuk radiografi industri.
Kontrol dasar untuk semua pekerjaan risiko tinggi
- Rencana kerja dan metode disetujui; gambar terkini tersedia di lokasi.
- HIRADC/JSA spesifik lokasi dan perubahan kondisi telah ditinjau dengan pekerja.
- SIMOPS dan interface dengan pekerjaan lain dikoordinasikan.
- Personel kompeten, fit-to-work dan otorisasi sesuai tugas.
- Alat, akses, proteksi kolektif dan APD diperiksa.
- Permit, isolasi energi, pengujian atmosfer, dan rencana rescue diterapkan sesuai kebutuhan.
- ITP, material approval, kalibrasi alat ukur dan hold point siap.
- Supervisor memiliki kewenangan stop-work; seluruh pekerja memahami cara melapor.
- Inspeksi dan pengujian direkam; ketidaksesuaian ditangani dengan NCR/CAPA.
- Perubahan metode, cuaca, alat, personel atau kondisi lokasi memicu penilaian ulang.